Sunday, March 5, 2017

IBL 2017 hanya penikmat dari layar kaca dan streaming

Tahun 2017 hobi saya menonton basket berlanjut, karena yang baru saya ikuti ini adalah liga basket professional Indonesia yaitu IBL, kebetulan juga saya seringkali update di mainbasket.com atau link ibl. Mengejutkan untuk tahun ini karena ada aturan mengenai penggunaan pemain asing yang dimana dua pemain boleh direkrut masing-masiing tim, yang satu tingginya tidak boleh lebih dari 185cm. Kebijakan ini mematikan perkembangan pemain lokal karena minimnya jam terbang, namun pengalaman pemain asing bisa ditularkan ke pemain lokal sedikitnya. Yang aneh lagi pemain naturalisasi dipersamakan dengan pemain asing, sungguh kejam, pada dasarnya mereka telah berkorban untuk mendapatkan WNI untuk dapat membela timnas atau main di liga nasional, namun keberadaan mereka malah kalah saing dengan hadirnya pemain asing yang lebih berkualitas. Yang sudah menjadi korban diantaranya brandon jawato, ebrahim eenguio lopez, anthony ray hargrove. Kebijakan ini memang membuat pemain asing pikir dua kali untuk menjadi WNI. Lalu ada masalah di draft pemain ada nya salary cap sebesar 3000 usd per bulan, sebenarnya pemain asing itu perlu dibatasi gajinya, tapi tidak serendah itu juga, walaupun sistem penggajian diberikan subsidi oleh provider kepada pihak klub namun apabila klub menyanggupi menambah gaji pemain maka, pemain berhak mendapatkan gaji yang layak, karena kualitas pemain tak lepas dari gaji yang diterimanya.
Lepas dari itu ada beberapa pemain asing yang menurut saya belum nyetel dengan permainan tim, mungkin karena over weight atau karena terlalu egois atau over confident. Contohnya pierre Henderson itu menurut sangat susah buat lari saja dan shootnya kurang bagus namun reboundnya sangat baik untuk tim sebesar aspac masih jauh dari harapan begitunya juga dengan mckinney dari cls. Pemain asing di tim kecil seperti pacific atau nsh justru membantu tim ini menjadi salah satu tim kandidat playoff,dari segi pemerataan sistem berjalan dengan bai, namun kalau pemain asing itu foul out, cedera, kehabisan tenaga maka celaka lah tim kecil itu karena ketergantungan pemain asing. Menjadi perhatian tersendiri bagaimana sistem ini akan terus dipakai atau perlu direvisi. Idealnya satu tim cukup menggunakan satu pemain asing dan bebas menggunakan pemain naturalisasi, dua pemain asing malah membunuh kehadiran pemain lokal, jam terbang menjadi sedikit, misalkan ada satu pun pasti permainan akan selalu terkunci pada satu pemain asing, apalagi dua dengan satu bigman dan satu small, yang lain hanya jadi pelengkap saja, mau lihat buktinya, silahkan lihat pertandingan all star ibl 2017 berapa angka yang dicetak pemain asing dan berapa oleh pemain lokal. Itu saja sudah all star lokal apalagi pemain non allstar lokal. Makin tenggelam. Bagaimana pun sistem pemain asing yang tepat harus digodok, mungkin boleh dua pemain asing tapi harusnya satu saja yang di court, secara bergantian masuknya sehingga ada perang taktik antar pelatih yang membuat permainan jadi seru.

Sunday, January 1, 2017

2017: Tahun karya

Menjadi PR bagi mereka yang membuat resolusi di tahun sebelumnya, lalu tidak melaksanakannya sudah jadi hal biasa, jika anda tidak punya resolusi atau target berarti anda mungkin tidak punya semangat hidup. Semakin banyak target akan semakin bagus meski tidak fokus, tapi semakin banyak target setidaknya anda akan mencapainya beberapa.

Tahun 2017 akan ada saatnya kerja, kerja, kerja. Resolusi 2017
1. Buktikan diri untuk bekerja lebih baik
2. Belajar bahasa Inggris
3. Nabung biar bisa beli mobil
4. Cari pacar hehe

2016: Fenomenal, Sebuah Milestone

Banyak kenangan di tahun 2016 yang akan sangat sulit terlupakan di januari saya berulang tahun, februari sudah sibuk dengan penyuluhan, maret digemparkan dengan efiling, april pun demikian ditengah kesibukan itu aku mengucapkan selamat tinggal kepada motor mio yang membawaku selalu menuju kantor homebase, meskipun mei dan juni tidak terlalu sibuk, tapi di bulan juli pemerintah dengan DJP nya mengeluarkan produk baru Amnesti Pajak yang berujung sibuknya kantor pajak sd akhir tahun, sedangkan Bulan agustus masih spesial karena ada 17Agustus dan penyuluhan amnesti pajak, September aku hampir saja beli rumah, tapi realisasi nya dibulan Oktober, lagi-lagi bertepatan dengan periode sibuk yang batas dari periode 2 amnesti pajak, november kita tetap disibukkan dengan amnesti pajak, Desember adalah tantangan sebenarnya saya dan teman2 dituntut untuk lebih kerja keras lagi dan lagi. Dan kembali terulang aku masuk kerja dihari cuti ku, menyenangkan bisa menutup tahun dengan rekan kantor dan menutup tahun 2016 dengan realisasi 93%. Terima kasih Tuhan atas kesempatan yang Engkau berikan.2017 semakin bersinar.