Monday, November 19, 2012

Permainan kartu mafia(psycologic test)

Permainan Mafia

Buat kalian yang suka bermain kartu dan ingin tahu bagaimana sih kalau teman kalian bohong seperti apa, kalian bisa coba permainan mafia. Singkatnya permainan ini dominan menggunakan psy trap(jebakan psikis) atau seperti menggertak lawan atau berbohong. Langsung aja kita ke aturan main:
 
1) Semua pemain membentuk satu lingkaran, jumlah pesertanya tidak dibatasi  tetapi semakin banyak semakin seru.Satu orang menjadi moderator untuk memberi arahan nanti saat bermain.Untuk menjadi moderator,diperlukan ingatan yang baik dan arahan yang tepat dan kalau bisa ,salah-salah di bagian game yang paling seru,kita malah lupa aturannya dan harus mengulang lagi dari awal.

2)Nah,saat semuanya siap,bagikan kartunya untuk menentukan yang mana yang nanti akan menjadi mafia,polisi,dokter dan dua penduduk(lebih tepatnya sih korban).Kartu As untuk mafia,kartu King untuk polisi,kartu Queen untuk dokter dan kartu yang bernomor untuk villager, atau tambahkan role untuk granny, sniper,dsb karakter role bisa dilihat di www.epicmafia.com

3)setelah kartu dibagikan maka moderator akan menyebut malam dimana semua peserta harus tidur/memejamkan mata maksudnya.

4)Saat malam hari,moderator akan berkata,"yang dapet peran mafia,bangun".Yang dapat peran mafia akan membuka mata,selanjutnya sang moderator akan bertanya "siapa yang mau kamu bunuh?".Lalu sang mafia akan menunjuk salah satu pemain yang akan dibunuhnya.

5)Setelah selesai memilih,sang moderator akan menyuruhnya tidur lagi dan membangunkan sang polisi.Moderator akan bertanya "Polisi,siapa yang kamu curigai sebagai mafia?".Polisi akan menunjuk salah satu pemain yang dia anggap bermain poker face, lalu sang moderator memberi isyarat yang dicurigai mafia atau bukan mafia .Sang polisi pun kembali tidur.

Monday, October 29, 2012

Seandainya ada kerak telor itu dijual di Mall.



    Jadi ceritanya Selasa, 23 Oktober, gw sama frans teman gw,pergi buat nyari yang namanya kerak telor buat nampilin presentasi kebudayaan suku Betawi. Si Frans ini dapet info kalau yang jual kerak telor di giant Bintaro. Malamnya kita langsung deh cuss ke Bintaro dengan motor pinjaman teman gw yang bernama Tino. Kejadian bodoh pertama adalah udah tinggal di bintaro selama 3 tahun kita gak tahu yang namanya giant Bintaro maklumlah bukan anak gaul Jakarta. Dan pas di persimpangan menuju Sekbil si Frans ini keukeuh banget belok kiri, mau kemana nih orang kata gw? Yasudahlah akhirnya gw ngalah ,secara dia yang bawa motor kan. Akhirnya setelah muter2 bintaro sector 7 45 menit nyampelah Giant Bintaro itu( padahal Ke ciledug 30 menit juga nyampe). Trus bingung lagi gimana cara masuk parkirnya. Begitu masuk giant tiba-tiba temen gw yang gila ini nanya “ mbak ada yang jual kerak telor ga?” mbaknya jawab “ya nggaklah,Pak” oke tampang masih tua dibilang Pak,tuir banget lu frans hahaha. Dan masuklah kita ke Giant Bintaro, isinya gak ada apa-apanya  sejenak mikir ada kali ya tukang kerak telor nangkring di dalam Giant sambil pikul-pikul gerobaknya muterin giant cari pelanggan atau cari kerak telor instan buatan Ind*F**d atau cari kerak telor kemasan yang masa expired kayak roti tawar, pikiran bodoh itu sempat terlintas. Sampai Carrefour yang di sebelah pun juga,memang ga ada yang jual. Balik lagi ke Giant kita cek ke lantai 2 nya. Kita naiknya escalator, tapi gatau turunnya pakai apa, karena yang ada dimata kita cuman ada 2 escalator dan semuanya adalah naik gak ada yang turun. Setelah bengong-bengong 10 menit pura-purlah kita mau beli sesuatu menunggu orang-orang yang mau turun naik apa sebenarnya apa mungkin escalatornya ada tombol yang bisa mengubah arah menjadi turun dan disini ternyata bukan kita juga yang bodoh ternyata banyak orang yang keliatannya bingung turun naik apa. Kebetulan pas lihat lift, liftnya kosong akhirnya.Naik lift juga kita buat turun. Kok 5 menit ga turun-turun ya kenapa nih liftnya rusak kali ya? Dan ada 3 orang keturunan Tionghoa celetuk “oo iya saya lupa pencet tombolnya” gubrakkkk. Satu lift itu pun pada ngakak sampe seharian mah kalau gak dipencet gak bakal nyampe koh.
     Akhirnya kita pulang dengan tangan hampa,kesimpulannya makanan betawi itu paling susah dicari bahkan di daerah asalnya sendiri. besok-besok  jual kerak telor di Mall aja kali ya. 



Tuesday, October 23, 2012

Payung teduh-Resah


Aku ingin berjalan bersamamu
Dalam hujan dan malam gelap
Tapi aku tak bisa melihat matamu

Aku ingin berdua denganmu
Di antara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu
Tapi aku hanya melihat keresahanmu

Aku menunggu dengan sabar
Di atas sini, melayang-layang
Tergoyang angin, menantikan tubuh itu

Aku ingin berdua denganmu
Di antara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu
Tapi aku hanya melihat keresahanmu

Ingin berdua denganmu
Di antara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu
Tapi aku hanya melihat keresahanmu

saya hanya benar-benar galau sampai saat ini.