Monday, October 14, 2013

Cinta Dalam Kardus


Cintaku ada di sini, tersimpan rapi
Seperti enggan pergi meski tersakiti
Dan terbayang masa lalu, menghantui diriku
Ciptakan drama komedi, satir sepanjang hidupku
Seiring jalannya waktu, derap hati yang menderu
Siapkan kisahku yang baru
Kuletakkan bingkai cerita cinta di dalam kardus
Berharap untuk tersenyum dan berlalu
Dan aku u u u u u u bernyanyi “u u u u u”
Dan aku u u u u u berharap untuk tersenyum dan berlalu
Seiring jalannya waktu, derap hati yang menderu
Siapkan kisahku yang baru
Kuletakkan bingkai cerita cinta di dalam kardus
Berharap untuk tersenyum dan berlalu
Dan aku u u u u u u bernyanyi “u u u u u”
Dan aku u u u u u berharap untuk tersenyum dan berlalu
Dan berlalu.. dan berlalu.. dan berlalu…

new wish list

Kalau seseorang sudah berpenghasilan pasti banyak barang yang mau dibeli lusa nanti tanggal 16 Oktober 2013 akhirnya bisa gajian untuk pertama kalinya dari magang Sensus BMD Pemprov DKI. Entah barang-barang ini bisa gw dapetin semua atau tidak yang penting gw harus kumpulin uang sebanyak-banyaknya tentu saja dengan cara yang halal

1. Power Bank 
2. Guitar
3. Camera Digital


Aku Tidak Sendiri

Baru saja aku menjejakkan kaki di tempat ini
Disini, di kampus perjuangan ini
Ketika aku yakin menemukan pilihan yang akan menentukan hidupku
Menjadi seorang punggawa Keuangan RI
Banyak yang memuji cita kami ini namun tak sedikit juga yang memancarkan nada pesimisme terhadap cita kami, bahkan menunjuk kami sebagai koruptor masa depan.
Aku tidak berjuang sendirian
Aku punya teman seperjuangan yang jumlahnya ribuan untuk membuktikan cita kami
Di bangku perkuliahan kami selalu berdoa dan berusaha agar kami lulus bersama
Ujian Tengah Semester dan  Ujian Akhir Semester selalu membayangi kami
Dan kami harap Ujian tersebut bukanlah waktu yang tepat bagi kami untuk berpisah satu sama lain
 Selama tiga tahun itulah kegelisahan menyelimuti batin kami
Aku harap aku tidak berpisah dengan teman-temanku di kala yang tidak biasa itu
Walaupun perpisahan itu akhirnya kami ucapkan meninggalkan mereka yang tak dapat melanjutkan perjuangan di kampus ini
Rasanya Sedih, namun kami telah mengikrar janji untuk berdiri paling muka untuk negeri ini
Sekarang kami tiba di garis paling akhir untuk keluar dari kampus ini.
Kami harus siap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kehidupan Buku, Pesta, dan Cinta
Berpisah dengan mereka yang selalu bersama tak hanya dalam senang maupun malang
Demi cita kami yang mulia
Tibalah giliran kami menuju dunia baru menjadi punggawa keuangan Negara

Sebuah pengharapan bagi bangsa ini menjadi menuliskan tinta emas sejarah Bangsa.